Kethoprak – Syeh Jangkung (Saridin Lahir)


Banyak sudah kita mendengar kehebatan ulama pesisir ini tapi minim sekali  informasi yang memberikan jawaban atas pertanyaan mendasar, siapakah Saridin itu?  Dari latar belakang apa sehingga dimasa dewasanya memiliki daya linuwih.  Bukan hanya bupati pati, tetapi Raja Matarampun rela bertani sekadar memberikan kesempatan kepada dasidin untuk menyelesaikan konflik di kotaraja Mataram.

Setelah hampi putus asa, akahirnya saya menemukan kaset pita dengan Lakon Saridin Lahir.  Kabar baiknya, lakon ini didukung oleh seniman dari latar belakang yang berbeda.  Saridin Lahir merupakan Kethoprak Gabungan antara Ketoprak  Sri Budaya Pati dengan Kethoprak Mataram RRI Yogyakarta.  Sungguh perpaduan yang tidak gampang dilakukan untuk sebuah pagelaran yang akan dikemas dalam pita kaset  sebagai barang komuditi.   Kabar buruknya, lakon ini selesai dalam 6 kaset c 60.  Bukan saja 12 jam harus saya habiskan untuk convert tai juga 100 MB upload dengan internet yang super lelet sesuai budged yang ada pada saya.

Tanpa melihat adanya episode lain yang (mungkin) belum saya ketemukan, Saridin Lahir seakan telah melengkapi cerita panjang sang cikal bakal dukuh Milono yang lehendaris ini.  Ketika saya memulai mengunggah cerita ini setahun lalu dengan episode Andum Waris, banyak rekan yang mampir dan memberikan apresiasi atas kerja (keras) saya.  Lalu berturut turut saya unggah Geger Palembang, Bedhahing Ngerom, Ontran-ontran Cirebon, Andha Rante, Sultan Agung Tani, Keris Jangkung dan Lulang Kebo Landhoh (Syeh Jangkung Wafat).  Dalam kesempatan ini saya perlu mengucapkan terima kasih kepada Nangagus dan Iwan AK yang telah berbaik hati melengkapi cerita Saridin.  Dengan upload saridin lahir ini, seakan lunaslah hutang saya.

Saya pastikan, cerita tak akan lagi menarik jika otak bebal saya harus bergaya membuat sinopsi cerita ini.  Oleh karenanya saya tidak merasa perlu membuat sinopsis karena justru akan mengotori kehebatan cerita Kethoprak Gabungan ini.

Berikut adalah hasil conver Saridin Lahir

  1. Kethoprak – Syeh Jangkung (Saridin) Lahir _1a
  2. Kethoprak – Syeh Jangkung (Saridin) Lahir _1b
  3. Kethoprak – Syeh Jangkung (Saridin) Lahir _2a
  4. Kethoprak – Syeh Jangkung (Saridin) Lahir _2b
  5. Kethoprak – Syeh Jangkung (Saridin) Lahir _3a
  6. Kethoprak – Syeh Jangkung (Saridin) Lahir _3b
  7. Kethoprak – Syeh Jangkung (Saridin) Lahir _4a
  8. Kethoprak – Syeh Jangkung (Saridin) Lahir _4b
  9. Kethoprak – Syeh Jangkung (Saridin) Lahir _5a
  10. Kethoprak – Syeh Jangkung (Saridin) Lahir _5b
  11. Kethoprak – Syeh Jangkung (Saridin) Lahir _6a
  12. Kethoprak – Syeh Jangkung (Saridin) Lahir _6b(tamat)
About these ads

About sukobudoyo

Berbicara apa adanya.. Menyukai budaya jawa

Posted on 15 November 2012, in Budaya Jawa, Budaya Jawa, Jogjakarta, Kethoprak, RRI Jogja, Seni Tradisi and tagged , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. yg nomer 7 kebawah kok gk bisa diklik om

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: