Arsip Kategori: Banyumasan

Aneka Gending-Gending Banyumasan


Gending-gending Banyumasan. Ya, itulah yang banyak dicari saat ini. Mungkin karena keunikan bahasa dan tutur katanya, membuat bahasa jawa banyumasan terkenal lucu. Memang banyak yang mengakatakan bahwa bahasa ini keras, dibandingkan bahasa jawa pada umumnya seperti di Yogyakarta dan Surakarta. Untuk lebih jelasnya tentang Sejarah, Budaya, dan Watak dari bahasa banyumasan dapat dilihat Disini. Kembali keawal tentang gending2 Banyumasan, silahkan klik sumber dibawah yang dari berbagai postingan blog ini saya jadikan satu, sehingga pengunjung tidak kesulitan.

  1. Gending Banyumasan
  2. Gending Nyamleng 3 – Gending Banyumasan “Ki Nartosabdho”
  3. Gending Banyumasan – Aneka Palaran Vol. 2
  4. Gending Banyumasan – Prawan Gunung

 

Gending Banyumasan


Banyak yg request lewat email maupun lewat komentar tentang keberadaan gending banyumasan diblog ini. Memang hanya ada sedikit sekali gending banyumasan disini… maka dari itu saya akan sedikit” melengkapi keberadaan gending banyumasan. Silahkan dengarkan atau download dibawah ini…

  1. Ricik-Ricik Banyumasan


  2. Warudoyong


  3. Eling-Eling Banyumasan


  4. Logondhang Banyumasan


  5. Randha Nunut


  6. Gunungsari Kalibagoran


  7. Mbang Lepang


Lainnya yang berkaitan dengan Gending Banyumasan Silahkan Masuk Disini

 

Sekilas Tentang Grup SopSan


SOPSAN tak sekedar sebuah grup lawak. Karena selain bisa melawak juga pandai bermain musik dan menyanyi. Bahkan menciptakan syair-syair yang kocak, ringan tetapi bermakna. Menurut Fajar, salah seorang personil Sopsan, dengan dipadunya antara lawakan dan nyanyian lucu yang diiringi musik ala campursari membuatnya kelompoknya semakin eksis di tengah masyarakat.

“Pada waktu itu kami punya pemikiran untuk memperpanjang durasi lawakan maka perlu ditambah dengan nyanyian yang syairnya bersifat humor,” kata Fajar Sopsan kepada banyumasnews.com ketika ditemui di rumahnya di jalan Waru I Nomor 89 Perum Tanjung Elok Purwokerto.

Kemudian, lanjut Fajar, semakin seringnya muncul dengan paduan lawak dan musik humor akhirnya ada seorang pengusaha yang tertarik untuk direkam dalam bentuk VCD.

Album Tembang Guyon Banyumasan sebanyak tiga VCD album masing masing, Narkoba (2004), Badha dan Wawawa (2005) serta Koplak Bis Purwokerto (2007).

“Pada album pertama sebenarnya lagu yang diunggulkan berjudul Narkoba dan Jarum Suntik, namun yang lebih populer di tengah masyarakat justru lagu berjudul Genthawil Ghek,” aku Fajar selaku pencipta lagu. Dijelaskan, album itu hasil produksi bersama antara Sopsan dengan Paguyuban Senibudaya Banyumasan (PSB) yang diketuai Arifin.

Asal muasal kata Sopsan itu sendiri merupakan gabungan dari sebuah akronim yang diakronimkan. Sopsan berasal dari kata ‘sopan santun’. Sedang Sopan akronim ‘sok pandai’ dan Santun dari rangkaian ‘santun dalam menyampaikan tuntunan’.

“Iloken grup lawak jenenge sopan santun ya wagu mbok, mbanjur desingkat dadi Sopsan,” jelas lelaki pemilik kumis blancir dengan logat Banyumasan.

Dijelaskan, gaya pelawak memang biasanya sok-sokan, kaya iya iyaha, tapi maksudnya untuk menyampaikan sebuah tuntunan melalui tontonan dengan cara yang santun. Sedangkan tema lawakan yang dibawakan grup Sopsan bersifat situasional dan boleh dibilang tergantung dari pesan sponsor. Apalagi acapkali grup lawak yang satu ini identik dengan lawakan dinas, sebab sering tampil dalam acara-acara kedinasan.

Personil Sopsan ada tiga orang dengan nama kodean: Fajar Sopsan, Gope, dan Soto. Sedangkan nama asli mereka masing masing Fajar Praptono, Suyatno dan Taryoto.

Sekarang masyarakat lebih mengenal personil Sopsan dengan tiga nama akrab yaitu Fajar Gope Soto.. “Fajar duwe duwit gope nggo tuku soto,” ujarnya Guru SDN 2 Pernasidi Cilongok itu berkelakar.

Cikal bakal Sopsan, kata Fajar berkisah, awalnya Gope berpasangan dengan Renggo. Ketika peringatan hari Bayangkara sekitar tahun 1992, Fajar ditarik agar bergabung dengan mereka. Namun beberapa waktu kemudian Renggo keluar. Akhirnya Gope dan Fajar merekrut Soto. Sejak itu ketiga personil Sopsan semakin menapakkan jejaknya di dunia lawak plus khususnya di Banyumas sehingga eksis sampai sekarang. Selain sudah keliling seantero Banyumas, juga pernah ditanggap di luar daerah seperti di Solo, Semarang, Jogyakarta, Banjar, Purbalingga, Tegal, Brebes dan Jakarta.

Melalui Sopsan akhirnya lahirlah Grup Sopsan Githu Loh dan Komunitas Musik Dablongan yang menghasilkan satu album Album Dablongan. Dalam album etrsebut terdapat lagu Lengger yang dijadikan spot Pemkab Banyumas.

“Obsesi Sopsan paling tidak bisa menempatkan dimana saja. Ketika order malawak sedang sepi ya bisa ngemce, atau jadi narasumber dialog seni banyumasan, bahkan mengerjakan karya seni lainnya karya sinematografi atau menulis buku. Jadi kita tetap eksis,” pungkas Fajar (banyumasnews.com/hamidin krazan)

Mau download lagunya? Klik Link bawah ini….

Silahkan download…

Silahkan dinikmati

Peang Penjol – Awak Apes


http://jamansemana.files.wordpress.com/2009/08/peang-penjol-awak-apes1.jpg?w=371&h=233

Beberapa waktu lalu saya pernah juga memposting Dagelan Peang Penjol Pinter Keblinger.

Mungkin anda masih teringat dengan Pelawak Peang Penjol… Yang setia[ ngelawak memakai bahasa “Ngapaknya” yaitu Bahasa Banyumasan. Ingin mendownloadnya?  Kilik saja link dibawah ini…….

Download Filenya Awak Apes

Selamat Nostalgia..

Peang Penjol “Pinter Kablinger”


Bagi masyarakat Banyumas, nama Peang Penjol adalah nama yang khas dan unik. Dua tokoh pelawak asli Banyumas yang selalu menggelitik perut pendengarnya. Khas karena dalam melawak mereka menggunakan bahasa khas Banyumas yang dikenal unik. Jika mereka menggunakan bahasa lain misalnya Bahasa Mandarin, Bahasa Sunda, Bahasa Inggris atau Bahasa Indonesia itu hanya sebagai pelengkap yang akan di ambil sisi lucunya dari bahasa lain yang mereka gunakan itu. Penggunaan bahasa lain dalam lawakan banyumasan peang penjol ini biasanya diambil makna yang berbeda dari kata yang sama dalam bahasa masing-masing sehingga ada kesalahpahaman. Kesalahpahaman makna dari kata yang sama ini yang dikemas oleh Peang Penjol menjadi lawakan yang lucu dan menggelitik. Unik karena hingga kini tak ada jenis lawakan yang mirip dengan lawakan-lawakan Peang Penjol. Downloadlah dagelannya………………

Matur Nuwun kagem Mas “MS” karena telah memberi saya kaset ini………………

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.