Category Archives: Lokananta Recording

Lagu2 Jawa Pilihan Vol. 1


Pilihan Lagu Mus Mulyadi dan Titiek Sandhora Volume 1

Banyak kaset yang saya temukan.. Di pasar Kidul Lodji.. Langsung tak convert ke-segala penjuru website upload. Silahkan dowwnload dibawah ini…

Side A:

  1. Mus Mulyadi – Grimis
  2. Mus Mulyadi – Rek Ayo Rek
  3. Mus Mulyadi & Titiek Sandhora – Getuk Lindri
  4. Mus Mulyadi – Bujangan Mlarat
  5. Mas Carik & Bagong – Adu Pinter
  6. Mus Mulyadi – Tong Kosong
  7. Titiek Sandhora – Kae mBulane nDadari
  8. Mus Mulyadi & Titiek Sandhora – Bakul Woh-Wohan

Side B:

  1. Mus Mulyadi – Gandrung Perawan Ayu
  2. Titiek Sandhora – Kangen
  3. Titiek Sandhora – Suwe Ora Jamu
  4. Mus Mulyadi – Ngalamuning Ati
  5. Mus Mulyadi – Rondo Ngarep Omah

 

Ki Nartosabdho – Bambang Sakri Krama


Rama Ki Nartosabdho Almarhum

Adegan Negara Tabelasuket.

Prabu Partawijaya duduk di Sitihinggil, dihadap segenap narapraja, brahmana Sabdamuni, Patih Renggabadra, permaisuri Dewi Rati dan puterinya Dewi Sakti. Sang Prabu sangat prihatin memikirkan nasib Negara Tabelasuket yang sedang ditimpa malapetaka, wabah penyakit merajalela, rakyat menderita. Kesedihan itu ditambah pula karena Dewi Sakti sudah lama kehilangan kegembiraan, lupa makan lupa tidur, bahkan pada hari itu sepatah katapun tak terucapkan. Ternyata sang putrid merindukan seorang ksatria Bambang Sakri yang hadir dalam impiannya bebrapa waktu yang lalu.

Prabu Partawijaya minta pendapat Brahmana Sabdamuni, sarana apakah kiranya untuk mengatasi malapetaka yang menimpa Negara dan keruwetan yang dihadapi oleh puterinya. Sang Brahmana menyarankan agar Prabu Partawijaya pergi ke pertapaan Saptaarga, minta pertolongan kepada Resi Manumanasa, seorang pendeta yang tersohor bijaksana, suka memberi pertolongan kepada sesame manusia. Beliaulah yang dapat memberantas malapetaka yang menimpa Negara Tabelasuket. Disamping itu, ksatria yang dirindukan oleh Dewi Sakti adalah cucu Resi Manumanasa. Prabu Partawijaya senang sekali mendengar saran Brahmana Sabdamuni, maka pada hari itu juga beliau berangkat ke pertapaan Saptaarga.

Adegan padepokan Tegalbamban, sebuah desa yang subur, rakyatnya hidup aman tenteram. Sayang sekali disana ada seorang pendatang yang menamakan dirinya Resi Dwapara. Walaupun ia bergelar Resi, namun darma hidupnya jauh dari sifat seorang brahmana, bahkan sebaliknya, ia mengutamakan tindak angkara dan kejahatan. Siswa-siswanya terdiri dari para raja raksasa yang ingin mendapatkan kesaktian, sebagai senjata untuk melampiaskan hawa nafsu dan merampas hak orang lain. Semua keinginan para siswa disanggupi oleh REsi Dwapara, dengan syarat mereka harus dapat membinasakan Resi Manumanasa di Saptaarga. Salah seorang siswa bernama Jarawasesa raja Widarba, menyanggupi syarat yang diajukan oleh gurunya dan segera berangkat ke Saptaarga.

Adegan ditengah hutan rimba. Dua raksasa suami isteri, Ditya Kala Haswata sedang bercakap-cakap dengan isterinya Kala Haswati. Kala Haswati sedang ngidam kepingin makan daging manusia ksatria tampan tanpa cacat kemudian  Kala Haswata menyanggupi keinginan isterinya lalu pergi mencari Ksatria yang di maksud.

Bambang Sakri sudah beberapa lama meninggalkan pertapaan Saptaarga, berkelana tiada tujuan, diikuti ketiga orang panakawan, Kyai Semas, Gareng dan Petruk. Ketika sampai dipinggir danau, mereka berhenti untuk melepaskan lelah. Para panakawan menghibur Bambang Sakri. Sedang ramai-ramainya bersendau gurau, dating Kala Haswata akan menangkap Bambang Sakri, tetapi raksasa ini engan mudah dibinasakan. Demikian juga Kala Haswati yang dapat bela pati suaminya dikalahkan oleh Bambang Sakri. Bersamaanhilangnya kedua raksasa, muncullah Batara Kamajaya dan Batari Ratih. Setelah berpesan bahwa Bambang Sakri akan segera ketemu jodohnya, kedua dewa itu kembali ke kahyangan.

Perjalanan kreta Prabu Partawijaya dari Negara Tabelasuket lewat dekat Bambang Sakri yang sedang beristirahat. Kereta berhenti dan sang Prabu turun. Prabu Partawijaya senang sekali bahwa yang dicari-cari telah ketemu. Dan Prabu Partawijaya mengutarakan maksudnya bertemu Bambang Sakri, namun Bambang Sakri tidak sanggup untuk ikut Prabu Partawijaya. Terjadi perang tanding antara Prabu Partawijaya dan Bambang Sakri, tapi Bambang Sakri tidak mampu menandingi kesaktian Prabu Partawijaya, akhirnya Bambang Sakri diboyong ke Negara Tabelasuket.

Ditaman kadilengen Negara Tabelasuket, Dewi Sakti duduk menunggu kedatangan sang Ayah Prabu Partawijaya, tidak terlalu lama Prabu Partawijaya dating dengan Bambang Sakri, Ternyata Bambang Sakri tertarik dengan Dewi Sakti dan dengan waktu singkat keduanya asyik masyuk memadu cinta. Setelah merayakan upacara perkawinan antara Bambang Sakri dan Dewi Sakti. Prabu Partawijaya berangkat ke Saptaagra meminta pertolongan Begawan Manumanasa.

Dalam perjalanannya menuju Saptaarga Prabu Partawijaya kena pengaruh kesaktian Resi Dwapara, terssasar ke pertapan Tegalbamban dan menjadi korban tipu muslihat Resi Dwapara. Ia menyanggupi perintah Resi Dwapara untuk memusnahkan Resi Manumanasa. Akan tetapi kejahatan itu tidak terlaksana bahkan menjadi pertemuan kedua besan antara Prabu Partawijaya dan Bambang Satrukem, keduanya lalu berangkat ke Negara Tabelasuket. Sementara itu Dewi Sakti sudah hamil 9 bulan kemudian melahirkan anak laki-laki, Hati Bambang Sakri dan Dewi  Sakti begitu gembira. Oleh Bambang Satrukem cucunya diberi nama Parasara. Dan akhirnya diboyong ke Pertapan Sabtaarga. Akrirnya Resi Dwapara dating sendiri ke Saptaarga dan Puthut SUpalawa menyongsongnya dalam perang tanding. Resi Dwapara tidak mampu menandingi kesaktian Puthut Supalawa.

  1. Ki Nartosabdho – Bambang Sakri Krama 1
  2. Ki Nartosabdho – Bambang Sakri Krama 2
  3. Ki Nartosabdho – Bambang Sakri Krama 3
  4. Ki Nartosabdho – Bambang Sakri Krama 4
  5. Ki Nartosabdho – Bambang Sakri Krama 5
  6. Ki Nartosabdho – Bambang Sakri Krama 6
  7. Ki Nartosabdho – Bambang Sakri Krama 7
  8. Ki Nartosabdho – Bambang Sakri Krama 8

Lagu Langgam Keroncong Jawa Waldjinah


WaldjinahSudah lama rasanya tidak memposting tentang Langgam Keroncong Waldjinah.. Sepertinya terakhir kali saya memposting Sego Liwet yang belum sempat saya perbaharui linknya.. Silahkan nikmati langgam keroncong dibawah ini…

  1. Langgam Keroncong Merdu (Album Kr. Gadis Mataram – O.K Bintang Surakarta)
  2. Langgam Keroncong Nona Manis ( Album Kr. Gadis Mataram – O.K Bintang Surakarta)
  3. Langgam Kerocong Lintang Atiku (Album NawangWulan)
  4. Langgam Keroncong Nawang Wulan (Album NawangWulan)
  5. Langgam Keroncong Bathik Wonogiri (Album NawangWulan)
  6. Langgam Keroncong Panglingo Wonge Veat Mus Mulyadi (Album Elingo Kabeh)
  7. Langgam Keroncong Emplek-Emplek Ketepu (Album Emplek Ketepu)

Bonus Roro Mendhut dan Kembang Kencur

Waljinah Diiringi Gamelan – Andheng-andheng


ACD174 Waljinah Diiringi Gamelan - Andheng-andheng

Paguyuban Karawitan “Ngriptoraras”
Pimpinan : Srimoro
Pesinden : Nyi Ngatirah & Nyi Tantinah
Pengarah Acara : Mientardjo Hs.

Side A :
01. Bawa Mijil dawah Langgam Andheng-Andheng katampen Ladrang Wulangun kalajengaken Kumuda terus Lagu Marikangen Pelog pathet 6. (Download)
02. Bawa Sekar Pucung katampen Ladrang Pujimaya, Slendro Manyura. (Download)

Side B :
01. Eling-Eling Kasmaran kasambet Uran-Uran Armaradana dawah Langgam Jenang Gula, kalajengaken Lagu Sarung Jagung – Pelog pathet Barang. (Download)
02. Bawa Asmaradana dawah Lagu Bagyamulya – Pelog pathet 6. (Download)

Gending Nyamleng 7 – Klenengan Gobyog


 

Melihat seri ACD-001 ini, penulis kurang tahu pasti, tapi ada kemungkinan bahwa seri ini adalah merupakan produksi pertama oleh perusahaan rekaman satu-satunya milik pemerintah, Lokananta.

Album ACD-001 Klenengan Gobyog ini dimainkan oleh Keluarga Karawitan Studio RRI Surakarta dengan pimpinan P. Atmasunarto.


Kaset produksi Lokananta ini pertama kali diterbitkan pada tanggal 30 Oktober 1971.
Telah mengalami berkali-kali cetak ulang dan pada tanggal 17 April 2006 dikeluarkan versi CD-nya dengan kode produksi LOK-006.

ACD001 A1 Ldr Ginonjing, Ledung2 Sl-Menyura – Prenjak (Download)
ACD001 A2 Ldr Tirta Kencana Gegot Pelog 6 – Soemarmi (Download)
ACD001 A3 Ldr Cluntang Rinengga Slendro-9 – Bersama (Download)

ACD001 B1 Jineman Uler Kambang Slendro-9 – Prenjak
ACD001 B2 Jineman Uler Kambang Slendro-9 – Prenjak (Download)
ACD001 B3 Ldr Pangkur Pelog Barang – Wara Podang (Download)

Catatan: Gendhing B1 Uler Kambang untuk sementara belum penulis upload dikarenakan kualitas audionya sangat jelek, suaranya meliuk-liuk padahal kaset baru, ada kemungkinan karena memang PH-nya udah terlalu usang sehingga sewaktu direproduksi kualitas suaranya telah jauh menurun.
Namun demikian kalo nanti penulis telah mendapatkan yang bagus, pasti langsung diupload.